Mood Menulisku Lagi Kendor !!

10 Jan 2011

thinking1Terlalu banyak pikiran ternyata berpengaruh juga pada mood menulis. Ini yang terjadi pada saya saat ini. Entah apa yang menggelayuti pikiran ini hingga membuahkan rasa malas untuk menulis di blog. Padahal dari sejak awal membuat blog ini, saya sudah bertekad untuk selalu rutin membuat postingan. Kata pakarnya sih biar terasah skill menulisnya, ” Penting ngga penting yang penting nulis, nulis dan nulis…, titik !! “ :mrgreen:

Tapi tetap saja saya akan berusaha untuk menulis sesuatu yang kira-kira menurut saya bermanfaat buat orang lain. Kalau buat saya pribadi tentu saja bermanfaat. Karena semakin sering menulis jadi semakin mudah meng-aplikasikan apa yang ada di pikiran ini dalam sebuah tulisan. Walaupun saya sendiri tidak tahu apakah setiap postingan yang saya tulis itu bermanfaat buat orang lain atau tidak. Kiranya saya tak perlu serius memikirkan hal ini. Supaya tidak menjadi beban pikiran tersendiri. Malah nantinya jadi tambah malas untuk menulis :)

Saya ingin berbagi dan bertanya pada blogger-blogger lain, apakah juga mempunyai masalah yang sama dengan saya? Apa yang dilakukan bila mood menulisnya hilang atau terganggu oleh hal-hal lain. Apakah tetap memaksakan diri menulis seperti yang saya lakukan sekarang ini? Atau menunggu sampai mood menulisnya datang kembali? Saya kira tiap orang akan berbeda-beda pula cara mengatasinya. Tapi bagi saya sendiri dengan tetap memaksakan menulis akan menjaga ritme dalam menulis dan skillnya jadi terasah. Betul ngga sih?

Semoga saja benar pendapat saya ini hehehe… Kalaupun salah setidaknya saya telah berhasil menulis tiga paragraf diatas. Walau pada awal menulis postingan ini saya begitu susah memulainya. Karena bingung memilih kalimat apa yang harus saya tulis di awal paragraf. Tetapi akhirnya sukses juga menulis paragraf demi paragraf dengan sedikit lancar. ” Berarti lagi mood dong? “ Ya, mungkin juga begitu. Ternyata mood bisa datang ketika saya mencoba memaksakan diri menulis postingan ini. Dan ini adalah paragraf yang ke empat. Rencananya saya akan menulis enam sampai tujuh paragraf. Bagi saya sudah cukup jumlah itu dalam satu postingan. Kalau terlalu panjang siapa juga yang mau baca? :mrgreen:

Kadang terlintas dalam hati saya untuk mengikuti gaya blogger-blogger lain dalam menulis. Tapi koq hati ini ngga sreg ya? Mencoba jadi diri sendiri ternyata lebih nyaman daripada menjadi orang lain. Walaupun apa yang saya tulis ini hal-hal sederhana dan kurang bermakna, tetapi saya tetap saja menikmatinya. Mungkin suatu saat nanti saya akan menulis hal-hal yang hebat bila telah cukup ilmunya tapi entah kapan :D . Yang penting sekarang jalani saja apa yang ada sambil terus menggali ilmunya dari orang-orang yang sudah ahli dan belajar dari mereka.

Paragraf kelima diatas agak melenceng dari topik semula. Kita kembali lagi ke soal mood dalam menulis. Saya begitu kagum melihat blogger-blogger lain yang rajin menulis. Tiap dua atau tiga hari sekali ada saja bahan untuk dijadikan tulisan. ” Makanannya apa sih biar on the mood terus? “ :mrgreen: Hebatnya lagi, artikel yang mereka bikin panjang-panjang. Dalam pikiran nakal saya, kayanya dalam kepala mereka isinya mesin tik semua hehe.. :mrgreen: ( lha, era komputer gini koq masih bilang mesin tik :p ). Postingan yang saya bikin ini saja, begitu menguras otak untuk sampai paragraf ke enam. Harap maklum karena saya kurang berbakat dalam hal ini.

Saat ini saya sedang mencari bagaimana caranya agar bisa menghadirkan mood dalam pikiran saya. Diantaranya yaitu tetap rajin menulis walau sedikit terpaksa. Selebihnya sering jalan-jalan ke blog orang atau blog walking, memanfaatkan Google Alert untuk mencari inspirasi postingan. Terus ikuti perkembangan berita terkini untuk memudahkan mencari bahan tulisan. Ini tips yang pernah saya baca dari artikel seorang blogger. Lalu apa lagi dong? Saya berharap ada yang mau share disini sebelum saya mengakhiri tulisan ini. Karena akan sangat berarti bagi saya juga blogger lain yang juga sama sedang belajar seperti saya.

Seperti yang telah saya janjikan, saya hanya akan menulis sampai paragraf tujuh saja. Tetapi ini lebih satu paragraf, melenceng sedikit ternyata. Ingin rasanya menulis lebih panjang lagi tapi takut ngga ada yang baca. Lagian sinyal mood saya sudah mulai kendor. Grafiknya menurun seiring dengan rasa lelah mata ini terus-menerus di depan komputer. Sebelum menulis ini saya tadi jalan-jalan dulu cari inspirasi buat menulis. Tetapi hasilnya ya tulisan sederhana ini, penuh basa-basi hehehe…Beginilah kalau si moody terlalu dipaksakan dan kurang ikhlas datangnya. Dia bilang, ” Gue terpaksa datang, soalnya kasian liat muke loe ngarep gitu..!! “ :mrgreen: Eh, ngomong-ngomong.., bagi tipsnya dong !!


TAGS mood menulis


-

Author

Follow Me