Ssst, Saya Merahasiakan Suatu Hubungan Demi Menghormati Teman !!

19 Jan 2011

sssst-jaga-rahasia!Mungkin diantara teman-teman blogger punya pengalaman yang sama dengan apa yang akan saya ceritakan di bawah ini. Bukan kisah yang unik sih, tetapi layaklah buat dibagi. Ini kisah cinta dunia maya, dimana pelakunya adalah saya sendiri hehehe (senyum tidak dilarang). Kalau dihubung-hubungkan sih, ada kaitan juga dengan dunia para blogger.

Begini ceritanya, sekitar awal tahun 2008, itulah saya mulai mengenal blog. Karena pada saat itu ngeblog adalah tren baru setelah friendster. Hanya saja, pada waktu itu ngeblognya ngga seperti sekarang. Dulu harga PC masih mahal, apalagi laptop. Jadi, cukup dengan handphone ber-browser Opera Mini saja sudah bisa untuk ber-blogging ria. Dan kebetulan memang Opera Mini menyediakan blog yang mobile friendly. Jadi pada saat itu saya ngeblognya pake handphone di Opera Community.

Nah, pada awal ngeblog itulah saya mulai mengenal bagaimana asyiknya pertemanan di dunia maya. Ini tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Tidak seperti di dunia nyata, untuk berkenalan dengan orang yang baru ditemui saja mungkin sedikit sungkan. Tapi berbeda di dunia maya, seorang pemalu seperti saya pun, bisa menjelma menjadi seorang yang cukup berani dan penuh percaya diri. Mungkin inilah salah satu sisi baik dari dunia maya.

Dengan modal percaya diri itu, selain berani mengungkapkan perasaan, unek-unek maupun opini lewat sebuah postingan, saya mulai punya keberanian pula dalam hal berteman. Kalau berteman dengan sesama lelaki sih ngga usah ditanya. Keberanian yang saya maksud adalah berteman dengan lawan jenis, Oops! Keberanian yang tidak saya dapatkan di dunia nyata. Swear lho!?

Seperti umumnya di dunia blogging, jalan-jalan atau blog walking dan mengomentari sebuah postingan adalah rutinitas para blogger. Selain menambah wawasan keilmuan, blog walking menambah banyak teman juga. Dari saling mengomentari postingan yang kita buat. Akhirnya timbul keakraban dan berbuah jadi perkenalan. Inilah awal kisah dari judul diatas :D

Sebagai seorang cowok tentulah harus lebih aktif mengunjungi blog cewek idamannya. Itu saya lakukan pada saat itu. Tetapi setelah beberapa kali kunjungan, barulah saya tahu bahwa gebetan saya itu ternyata adalah seorang blogger idaman para blogger cowok. Karena blognya paling rame seantero community. Satu postingan yang dia buat saja bisa berbuah komentar ratusan bahkan sampai ribuan. Gila ngga!?

Tapi bagi yang pernah ngeblog di My Opera, komentar yang beratus-ratus bahkan ribuan bukan hal yang aneh. Karena komentar-komentar yang benar-benar nyambung mungkin tidak lebih dari dua puluhan atau tiga puluhan komentar. Selebihnya SPAM !! Spam yang saya maksud yaitu komentar yang tidaknyambung dengan postingan. Seperti komentar senda gurau dalam rangka pe-de-ka-te mencari perhatian Sang Primadona. Dan saya termasuk juga didalamnya :D Ya, layaknya sebuah chatroom saja.

Entah kenapa joke-joke saya ternyata menarik perhatian dia, dan berbuah sukses! Dia jadi sering berkunjung ke blog saya dan meninggalkan komentar-komentar manis. Singkat cerita, dari saling komentar meningkat jadi saling kirim PM atau Private Message,(mungkin ngga ya, di blogdetik ada fitur ini hehe…) lalu akhirnya saling kirim SMS kemudian telpon-telponan.

Ah, bahagianya hati ini ketika di cintai Sang Pujaan Hati, blogger idaman semua lelaki. Kata-kata manisnya masih terngiang sampai kini, “Aa, nanti siang nelpon lagi ya? Rindu ih..!!” Dan kata-kata manis lainnya yang tak mungkin saya tulis disini. Soalnya saya tidak mau keasyikan sendiri. Lagipula selain kurang etis, saya khawatir ada yang ngiri hehe…Ngga ding! Bukan itu.., demi menghormati dia yang sekarang sudah tidak ada disini, dia telah pergi (mellow sejenak).

Hubungan kami sangat singkat, hanya 3 bulan saja. Berpisah tapi tanpa ada kata putus. Berbarengan dengan kepindahan dia ke blog lain. Persoalannya? Lagi-lagi sangat privasi. Biar nanti ada cerita tersendiri. Nah, dari perpisahan ini tidak lantas kita saling benci. Dan komunikasi masih tetap jalan walau frekwensinya mulaiberkurang. Malah uniknya, saya selalu dikabari setiap dia ganti nomor telepon. Kebetulan kita punya kebiasaan yang sama, yaitu gonta-ganti nomor telepon :D

Dari semua paragraf diatas rasa-rasanya saya belum juga masuk ke inti dari judul diatas ya? hehehe…, tapi memang sengaja. Saya ajak jalan-jalan dulu, biar nanti saya simpan di paragraf terakhir. Kalau disimpan diawal, ngga rame dong!? Maunya saya, yang baca tidak cepat lupa kalau intisari dari cerita ini saya simpan di akhir cerita. Setuju ya? Oke kita mulai lagi…

Nah, dari hubungan singkat tadi, tak satu pun blogger lain tahu kami menjalin hubungan. Kalau sedikit curiga sih pasti ada karena terkadang secara tak sadar terselip juga komentar-komentar agak mesra. Seperti dia memanggil saya dengan panggilan “Aa” di komentar, (panggilan privasi) sedang ke yang lain panggil ‘nama’ seperti biasa. Nah lho, koq panggilannya beda? Sedangkan biasanya dia panggil ‘nama’ juga pada saya. Itu yang bisa bikin mereka curiga pada kami. Ada hubungan apa ini?

Dan memang dia terkadang sengaja ingin publish juga pada teman-teman yang lain, ya namanya juga lagi jatuh cinta! Tapi saya selalu ingatkan padanya, panggilan itu khusus untuk kita berdua saja. Soalnya saya jadi ngga enak sama teman-teman blogger lain. Saya ingin tetap menjaga hubungan baik dengan mereka. Semboyan “Sesama Bis Kota Dilarang Saling Mendahului” masih saya pegang teguh di depan mata mereka. Walau dibelakang, saya mempunyai hak istimewa lewat jalur protokoler alias bebas hambatan dan pungutan :D

Dan dia saya ingatkan juga bahwa ini bisa berpengaruh pada pengunjung blognya yang memang kebanyakan adalah blogger cowok dan kebetulan adalah teman kita bersama. Ya, sesama kompetitor yang mengidolakan dia. Mungkin ini adalah kekhawatiran saya yang logis dan manusiawi. Saya khawatir dia ditinggalkan pengidolanya ketika mem-publishkan diri. Dan saya takut blog dia jadi sepi pengunjung.

Mungkin boleh di bilang saya terlalu berlebihan menganalisa. Tapi begitulah kenyataannya pada saat itu. Lagipula alasan utamanya karena saya sebagai teman, sangat menghormati mereka. Saya tak ingin mengecewakan banyak orang, terlebih karena mereka adalah teman-teman saya sendiri. Teman dalam suka maupun duka di dunia maya. Saya tak tega bila harus ’suka’ sendirian disatu sisi saya menghapuskan harapan-harapan mereka.

Karena alasan-alasan tadi jadilah saya menyembunyikan ‘hubungan’ dengan ‘dede’ ku itu, sampai berpisah pun mereka tidak tahu. Hanya teman dekatlah yang saya beri tahu, bahwa kami pernah mempunyai hubungan istimewa walau hanya sekejap di dunia maya.

Dan ketika dia tiada, saya sengaja tidak ikut-ikutan bikin posting tentang kematiannya. Karena pada saat itu memang saya sangat berduka. Setelah satu tahun lebih kematiannya barulah saya bikin posting tentang dia walau tetap saya menyembunyikan identitas dirinya. selain untuk menghormati dia, saya ingin menghormati teman-teman saya yang lain. Begitulah kesimpulannya… :)


TAGS blog teman rahasia rasa hormat hubungan istimewa


-

Author

Follow Me